Jumat, 29 November 2013

Penyelidikan Hilangnya Air di Mars



Keberadaan air di planet mars sudah tidak di ragukan lagi oleh para ilmuwan, namun yang terjadi pada air-air itu masih menjadi misteri yang sekarang mulai di selidiki. Mereka meyakini penyebab utama hilangnya air ini ialah matahari yang mengupas atmosfer planet, molekul demi molekul, selama milyaran tahun.

        Evolusi Volatil dan Atmosfer Mars (Maven) akan mengorbit di sekitar Mars dan mulai mencermati lapisan tipis gas yang tersisa di langit planet Mars. "Maven akan berusaha memahami sejarah yang terjadi di atmosfer, bagaimana iklim berubah seiring waktu dan bagaimana iklim mempengaruhi evolusi permukaan dan habitat potensial - setidaknya mikroba di Mars," kata kepala ilmuwan Universitas Colorado, Bruce Jakosky, seperti dilansir laman the Guardian.

        Bebatuan kuno yang ada di planet Mars menyimpan tanda bukti interaksi  kimiawi dengan air pada masa lalu. Permukaan planet Mars menunjukan geologi yang terukir air seperti kanal, dasar sungai yang mengering, danau delta dan endapan sedimen lainnya."Atmosfer harus lebih tipis agar planet lebih hangat dan lembab. Pertanyaanya adalah ke mana karbondioksida dan air pergi?", kata Jakosky.

        Ada dua tempat ke mana Atmosfer dapat pergi: turun ke dalam tanah atau naik ke angkasa. Ilmuwan mengetahui sejumlah karbodioksida planet berakhir di permukaan dan bergabung dengan mineral di lapisan kerak. Tetapi sejauh ini, persediaan dalam lapisan tanah tidak cukup untuk menghitung lebih awal, atmosfer Mars yang tebal memerlukan air pada permukaanya. Oleh karena itu para ilmuwan mencurigai bahwa atmosfer hilang ke angkasa, sebuah proses yang dimulai sejak empat juta tahun yang lalu saat medan magnet pelindung planet mati. Karena  tanpa medan magnet, Mars menjadi matang karena radiasi matahari dan kosmik, sebuah proses yang berlanjut hingga hari ini.

         Misi utama Maven diharapkan selesai dalam waktu satu tahun terakhir. Setelah itu, Maven akan tetap di orbit selama 10 tahun sebagai penyampai komunikasi untuk Curiosity (pengelana yang diluncurkan pada 2020 dan pesawat yang diciptakan untuk mempelajari bagian dalam planet)

0 komentar:

Posting Komentar