Kamis, 14 November 2013

Si Kakek Sang Penggerak Passionku




            Bapak Dr. Ir. M. Hasroel Thayib. APU. biasa disapa Pak Hasroel . Beliau adalah guru besar di Universitas Indonesia ,Dekan Fakultas Teknologi Industri Pertanian di Institut Teknologi Indonesia ,juga Ahli Peneliti Utama, ilmuwan bidang Energi dan Lingkungan. Pria kelahiran Langsa, Aceh tahun 1973 ini adalah Sosok pria yang cerdas dan begitu bersemangat di usianya yang sudah senja, saya bahakan sebagai anak muda merasa malu sekali,karena semangatnya begitu luar biasa dalam keadaan apapun untuk tetap setia berbagi ilmu kepada siapapun dan bercerita apapun kepada orang lain , sungguh pribadi yang sangat menyenangkan dan luar biasa.Bapak Hasroel menempuh program pendidikan S1 di Universitas Indonesia Bogor (kini Institiut Pertanian Bogor),kemudian beliau melanjutkan pendidikan S2nya di Fakultas Pertanian Universitas Gajah Mada (UGM) dan Universitas Florida,Pak Hasroel juga meraih gelar Doktor di Universitas Gajah Mada tahun 1958.
            Pak Hasroel adalah salah satu orang hebat yang pernah saya temui.Sebelumnya saya saat ini menempuh pendidikan SI Reguler di ESQ Business School saya sempat berkuliah di Jurusan Teknologi Industri Pertanian, Institut Teknilogi Indonesia(ITI)  selama satu semester.Disinilah Allah SWT yang Maha Kuasa dan Maha Berkehendak atas segala sesuatu mempertemukan saya dengan pak Hasroel, dia adalah dosen dari matakuliah biologi.Sejak pertama kali saya bertemu dengan pak Hasroel saya begitu kagum pada sosoknya yang begitu sederhana.Awal ia mengajar di kelas,dia hanya menggunkan rompi yang nampak sudah agak kumal,dengan sepatu dan pakaian yang sangat sederhana.Namun setelah 100 menit ia berbagi kisah dan ilmu pengetahuannya,saya di buat tercengang olehnya.Bagaimana tidak,Pak Hasroel mengeluarkan statement yang menurut saya sangat sangat melawan arus.Contoh ketika ia menjelaskan bahwa Padi bukanlah tanaman asli Indonesia,dan nasi seharusnya bukan menjadi makanan pokok manusia.Ia pun pernah melakukan percobaan pada tanaman kacang kedelai yang tinggi pohonnya bisa mencapai pohon rambutan,dan dia juga bisa membuat tempe berbahan dasar biji saga,dan menceritakan berbagai ide-ide yang menakjubkan mengenai peran kita sebagai manusia untuk berbuat kebaikan dan bermanfaat bagi sesama .Diumurnya yang sudah 79 tahun ini.sampai sekarang dia masih aktif melakukan berbagai macam penelitian dan mengajar,ketika orang lain seusianya menikmati hari tuanya dengan beristirahat di rumah,dia menikmati usia tuanya dengan jalan yang begitu hebat dan bermanfaat.Ketika di kelas dia selalu membakar semangat para mahasiswanya untuk melakukan yang terbaik,untuk melukan yang namanya think out of the box.Bahkan ia juga selalu mengaitkan ilmu pengetahuan dengan Al- Quran.Ada satu perkataan yang masih saya ingat hingga saat ini “Al-Quran is the book of sign not the book of science dengan memepelajari ilmu pengetahuan membuat kita yakin bahkan haqqul yakin bahwa apa yang ada di dalam Al-Quran itu adalah benar “.
Bahkan sesibuk apapun pak Hasroel ia selalu datang tepat waktu untuk mengajar.Ketika kelas dimulai pukul 08.00 WIB,dia telah berada di kelas pukul 07.30 WIB.Cukup menampar kita sebagai para mahasiswa yang sering kali datang telat dan bermalas-malasan untuk belajar di kelas,namun dia menunjukan sikap sebaliknya yang seharusnya sikap itu di milki oleh kaum muda.Matanya yang berbinar saart di kelas menunjukan semangat yang begitu luar biasa untuk membagi ilmu,beribu kisah yang dia ceritakan begitu menarik yang menunjukan sangat luas wawasannya mengenai ilmu pengetahuan tak pernah aku lupakan hingga saat ini.Yang membuka mata saya dan tersadar bahwa selama ini pengetahuan yang saya miliki masih amat sangat kurang.Kecintaanya pun yang sangat luar biasa pada negeri ini membuat saya begitu kagum,hal ini di tunjukan dengan berbagai macam prestasi yang pernah dia raih baik di dalam maupun luar negeri dan dengan berbagai macam penelitiannya yang menghasilkan sesuatu yang berguna bagi banyak orang.Dia pun selalu meyakinkan kita bahwa pemuda Indonesia bisa bersaing di dunia Internasional dengan prestasi yang kita capai. Dia juga sempat berpesan kepada kita bahwa “tugas saya adalah memancing dan mengeluarkan semangat yang ada di dalam diri kalian, namun saya tidak menyuruh kalian untuk menjadi fotocopy saya,diri kalian adalah diri kalian sendiri dengan segala keistimewaan kalian”.Dan pesan  yang sampai saat ini masih saya ingat dari beliau adalah :
 “look at the sunny side of life,see the bright side of future, where there is a will there’s a way to reach success. Tetapi jangan lupa DOA”.
      Saya merasa sangat bersyukur kepada Allah SWT,karena berkat rahmat-Nya lah saya di pertemukan dengan orang sehebat pak Hasroel.Pertemuan saya yang singkat ini dengan Pak Hasroel membawa banyak perubahan pada diri saya.Saya banyak belajar darinya mengenai kesederhanaan, kerendah hatian ,Namun tetap dalam semangat yang terbakar untuk tetap terus mencari ilmu Allah dan menjadi pribadi yang berguna bagi sesama. Melalui dirinya lah saya tahu tentang apa itu passion.Passion yang luar biasa besar.Saya melihat pak Hasroel begitu mencintai apa yang ia lakukan,sehingga semenjak saat itu saya bertekad untuk menemukan apa itu passion saya,juga membangkitkan motivasi saya dalam mempelajari hal-hal baru di muka bumi ini.Dengan passion kita dapat melakukan hal yang luar biasa,karena tidak ada sesuatu hebat yang pernah di temukan di muka bumi ini tanpa passion.Sifatnya yang pantang menyerah untuk selalu melakukan beribu-ribu penelitian untuk menghasilkan suatu hal baru membuat saya selalu percaya akan kekuatan harapan yang tinggi,membuat saya tidak mudah menyerah dengan keadaan untuk meraih impia-impian saya.Kreatifitasnya melalui pemikiriran dan ide-idenya yang menakjubkan tentang penelitian yang akan dia lakukan memancing saya untuk  memikirkan tentang hal-hal baru apa saja yang aka saya perbuat demi masa depan saya.Spritualitasnya yang tinggi selalu mengingatkan saya bahwa sebesar apapun usaha dan mimpi kita,kita harus selalu melibatkan sang Maha Pencipta dalam setiap langkah kita.Sifatnya yang sangat humility membuat saya untuk lebih bisa menghargai orang lain.Jiwa Nasionalismenya yang tinggi membuat saya lebih sadar akan pentingnya kecintaan terhadap negeri ini,membuat saya mengerti untuk mencintai sesuatu tanpa syarat,mencintai tanah kelahiran saya Indonesia.Saya yakin bahwa saya dan teman-teman saya sebagai generasi emas Indonesia akan membawa perubahan untuk Indonesia tercinta ini menuju Indonesia Emas.Jadi marilah kita para pemuda Indonesia sebagai agen perubahan untuk tetap selalu meningkatkan ilmu pengetahuan kita, menghargai waktu yang kita miliki saat ini, meninggikan derajat kita untuk Indonesia yang lebih baik di mata dunia, dan  rendahkanlah hati kita, namun tetap tegak berdiri tegas dalam semangat yang membara.


2 komentar:

  1. Saya hanya satu kali bertemu beliau dalam suatu seminar 2 tahun lalu, langsung terlihat kejeniusannya. Ketika itu beliau sepanggung dgn Prof Dr Emil Salim (menteri KLH dan menteri Keuangan zaman Orde Baru) dan Prof Surna Djajadiningrat, pokoknya, bukan sembarang orang; tetapi ceramah beliaulah yang paling berkesan dan tak terlupakan. Berikan beliau tanah ukuran 150 km X 100 km untuk tanaman sagu, maka kebutuhan pangan pokok 400 juta orang akan terpenuhi. Sagu itu tanaman hutan, cocok dengan iklim Indonesia, sedangkan sawah itu tanaman padang rumput, kurang cocok dengan Indonesia yang sering hujan lebat. Dikupas dari ilmu agronomi, ilmu tanah, geografi, klimatologi, hidrologi dll, terbukti bahwa sawah itu membawa kerusakan lingkungan bagi wilayah seperti Indonesia, sedangkan sagu itu bebas hama, mencegah erosi, ramah lingkungan, tidak perlu banyak perawatan, dll.
    Ketika saya cari di internet tentang Pak Hasroel, ternyata idenya itu telah dicetuskan sejak tahun 1973! (lihat arsip majalah Tempo) Sayang sekali gagasan briliannya tidak ditindaklanjuti pemerintah atau swasta.

    BalasHapus
  2. Alhamdulillah saya sangat bersyukur bertemu dengan beliau hari ini 06/03/2018, beliau masih sangat sehat masih sangat briliant, saya bertemu dengan beliau bukan dari hal urusan pendidikan, tapi beliau tetap mau berbagi ilmu yg semua sahabat share di sini, menurut saya ilmu yg sangat2 bermanfaat bagi saya, semoga beliau tetap sehat dan semoga ada generasi penerus sama seperti sosok pak hasroel aamiinnn

    Joni mardiansyah

    BalasHapus